Popular posts

Adab-adab berdo'a

Saturday, January 18, 2014
Adab-adab berdo'a banyak sekali, semuanya dianjurkan untuk dilaksanakan saat berdo'a agar ia menjadi penguat untuk dikabulkannya do'a. Diantara adab-adab itu adalah:


1. Membuka do'a dengan hamdalah dan pujian bagi Allah SWT dan shalawat atas Nabi Muhammad SAW

Sebagaiman hadist fadhalah bin Ubaid:

Tatkala Rasulullah saw duduk, tiba-tiba masuk seorang laki-laki lalu berdo'a: "Allahummaghfirli warhamni." Maka Rasulullah saw bersabda: "Kamu tergesa-gesa wahai orang yang berdo'a, jika kamu berdo'a maka duduklah, alu ucapkan pujian kepada Allah dengan sesuatu yang layak bagi-Nya dan bershalawatlah kepadaku kemudian berdo'alah." Kemudian ada laki-laki lain berdo'a setelah itu, ia mengucapkan pujian kepada Allah dan bershalawat kepada Nabi, maka Nabi bersabda kepadanya: "Wahai orang yang berdo'a, berdo'alah engkau niscaya dikabulkan." (HR. Tirmidzi disahihkan Al-Bani)


2. Mengakui Dosa 

Mengakui dosa menunjukkan kesempurnaan ubudiyah kepada Allah swt, sebagaimana do'a Yunus a.s :


Maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maka suci engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dzalim." (QS. Al-Anbiya' : 87) 

Do'a orang yang terbangun di malam hari dengan do'a yang ma'tsur

Dari Ubadah bin Shamit ra., dari nabi Muhammad SAW, bahwasanya beliau bersabda, 
“Barangsiapa yang terjaga di malam hari, lalu mengucapkan: ‘Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu, wahuwaa ‘alaa kulli syai’in qadiir, Alhamdulillaah, wasubhanallaah, wa laa ilaaha illallaah, wallahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah’ (Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nyalah seluruh kerajaan dan bagi-Nya pula segala pujian.Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.Segala puji bagi Allah, Maha Suci Allah, tidak ada Tuhan selalin Allah, Allah Maha Besar.Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Kemudian mengucapkan: ‘Allahummaghfir lii’ (Ya Allah, ampunilah aku). Atau do’a yang lain, niscaya akan dikabulkan do’anya. Jika ia berwudhu’ dan shalat, maka diterimalah shalatnya” (HR. Bukhari, dll)



Berdo'a dengan menggunakan do'a dzun nun (Do'a Nabi Yunus 'Alaihissalam)



Dari Sa’ad bin Abi Waqash ra, ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, 
"Do’a Dzun Nun (Nabi Yunus alaihissalam) ketika berada di dalam perut ikan: "Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu min Azh-zhaalimiin" 
Jika seorang berdo’a dengannya memohon sesuatu, niscaya Allah akan mengabulkannya.” (HR. Tirmidzi )